Lanjut ke konten

Percobaan Enzim Katalase

Februari 12, 2012

Tujuan Penelitian

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase

Dasar Teori

Fungsi enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat toksik dan dapat merusak sel.

Alat dan Bahan

  • Tabung reaksi + rak
  • Pipet tetes
  • Pembakar spiritus
  • mortar
  • Kaki tiga dan kaca
  • Lidi dan korek api
  • es batu
  • Ekstrak hati (enzim katalase)
  • Hidrogen Peroksida (H2O2)
  • HCl
  • NaOH

Cara Kerja

    1. Haluskan hati dengan mortar lalu tambahkan sedikit air
    2. Mengambil ekstrak hati dan tuangkan ke dalam tabung reaksi.
    3. Teteskan larutan H2O2 dan secepatnya tutuplah ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari, sambil mengocoknya dengan pelan.
    4. Amatilah dan catat apa yang terjadi.
    5. Siapkan sebuah lidi yang membara, lepaskan ibu jari dan secepatnya masukkan lidi yang membara ke dalam tabung reaksi.
    6. Amatilah dan catat apa yang terjadi.
    7. Lakukan langkah 1 – 6 masing-masing dengan:
    8. penambahan HCL
    9. penambahan NaOH
    10. memanaskan ekstrak hati lebih dulu sebelum ditambah H2O2
    11. menambahkan es batu lebih dulu sebelum ditambah H2O2
    12. Catat hasil pengamatanmu dalam bentuk tabel

Hasil Pengamatan


Misalnya hasil pengamatan kamu seperti ini


Berdasar tabel pengamatan di atas dapat ditarik beberapa konsep sebagai berikut:
Gelembung yang muncul adalah gelembung oksigen, berdasarkan reaksi

2H2O2 —–> 2H2O + O2 dengan bantuan enzim katalase

Gelembung oksigen ini banyak dihasilkan jika dalam percobaan menggunakan ekstrak hati, artinya sel-sel hati banyak mengandung enzim katalase karena hati bertanggungjawab utama terhadap proses detoksifikasi (menetralkan racun). Percobaan lain dengan membandingkan ekstrak bahan lain misalnya kentang, wortel, atau jantung juga menghasilkan gelembung berarti bahan-bahan tersebut juga mengandung enzim katalase. Tetapi kadar tertinggi tetap ekstrak hati.

Pada perlakuan lain dengan penambahan NaOH, HCl, dipanaskan, dan diberi es batu, ternyata jumlah gelembung sangat berkurang. Ini sesuai dengan sifat kerja enzim, bahwa enzim bekerja pada pH tertentu dan bekerja pada suhu tertentu.

Perlakuan normal (kontrol) menghasilkan banyak gelembung, berarti enzim katalase bekerja pada suhu normal dalam suasana netral.

Pertanyaan :
1. Mengapa dalam percobaan ini digunakan H2O2 sebagai substratnya ?
2. Gelembung-gelembung apakah yang timbul sebagai akibat reaksi enzim dengan  H2O2? Bagaimana mengujinya ?
3. a. Jika dalam sel terdapat H2O2, apa yang akan terjadi terhadap sel tersebut ?
b. Untuk menghindari akibat tersebut, bagaimana cara sel untuk menanganinya ?
c. Organel apakah yang berperan dalam hal tersebut ?
4. Mengapa langkah kerja no.8 perlu dilakukan ?
5. Dari hasil pengamatan tadi, apakah yang dapat anda simpulkan tentang kerja enzim ?

Jawab:
1. Karena H2O2 merupakan hidrogen peroksia yang berupa senyawa kimia organik yang    memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh. Sehingga dengan adanya enzim katalase, akan mempercepat reaksi penguraian H2O2 menjadi H2O dan O2.
2. Gelembung yang timbul merupakan hasil penguraian H2O2 menjadi H2O, dapat diuji dengan menambahkan substrat H2O2 ke dalam ekstrak hati ayam, akan timbul gelembung yang menandakan adanya H2O dan saat dimasukkan lidi yang membara akan terdapat nyala api yang menandakan ada oksigen.
3. a. Sel tersebut akan rusak, karena H2O2 merupakan larutan yang bersifat racun dalam tubuh
b. Dengan cara menggunakan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2
c. Badan mikro, peroksisom
4. Sebagai tolak ukur untuk menentukan enzim katalase terhadap H2O2, pada tabung E hanya berisi ekstrak hati ayam dan F berisi H2O2, pada kedua tabung tidak terjadi reaksi
5. Kesimpulan :
Enzim katalase akan bereaksi jika ditambahkan dengan H2O2 sebagai substratnya. Enzim katalase tidak dapat bekerja atau bereaksi jika dalam kondisi pH yang terlalu asam atau yang terlalu basa


 Nama: Dwi Susanto

Kelas: XII IPA 1

Judul Percobaan:

Praktikum Enzim Katalase

Materi Singkat:

Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme. dalam sel enzim ini diproduksi oleh organel badam mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2), merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan.
Hidrogen peroksida dengan rumus kimia bila H2O2 ditemukan oleh Louis Jacquea Thenard pada tahuna 1818. Senyawa ini merupakan bahan kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh.
Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung
Bentuk reaksi kimianya adalah: 2 H2O2 –> 2 H2O + O2

Tujuan Percobaan:

Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi aktifitas enzim khususnya katalase.

Alat dan Bahan:

  1. Hati ayam
  2. H2O2
  3. HCl
  4. Blender
  5. Pipet
  6. Gelas ukur
  7. Tabung reaksi dan rak
  8. Lidi
  9. Spirtus
  10. Korek api

Cara Kerja:

  1. Blender hati ayam sebanyak 2 buah dan tambahkan sedikit air lalu blender sampai menjadi ekstrak hati.
  2. Kemudian masukan ekstrak hati ke dalam gelas ukur.
  3. Masukan H2O2 sebanyak 15 tetes ke dalam tabung reaksi dengan menggunakan pipet tetes. Kemudian tambahkan ekstrak hati sebanyak 3 tetes, tutup tabung reaksi dan sedikit di goyangkan. Amatilah apa yang terjadi ?
  4. Bakar lidi sampai menjadi bara, kemudian masukkan ke dalam tabung reaksi. Amatilah apa yang terjadi ?
  5.  Masukan HCl sebanyak 15 tetes ke dalam tabung reaksi dengan menggunakan pipet tetes. Kemudian tambahkan ekstrak hati sebanyak 3 tetes, tutup tabung reaksi dan sedikit di goyangkan. Amatilah apa yang terjadi ?
  6. Bakar lidi sampai menjadi bara, kemudian masukkan ke dalam tabung reaksi. Amatilah apa yang terjadi ?
  7. Masukan HCl sebanyak 10 tetes dan H2O2 sebanyak 10 tetes ke dalam tabung reaksi dengan menggunakan pipet tetes. Kemudian tambahkan ekstrak hati sebanyak 6 tetes, tutup tabung reaksi dan sedikit di goyangkan. Amatilah apa yang terjadi ?
  8. Bakar lidi sampai menjadi bara, kemudian masukkan ke dalam tabung reaksi. Amatilah apa yang terjadi ?

Tabel Pengamatan:

 

Tabung

Campuran

Nyala Bara Api

Sebelum diberi bara api

Sesudah diberi bara api

I

Ekstrak hati+H2O2

Ada

II

Ekstrak hati+HCl

Tidak ada

III

Ekstrak hati+H2O2+HCl

Sedikit

Kesimpulan:

Dari praktikum diatas dapat disimpulkan bahwa kerja enzim katalase dipengaruhi oleh pH karena enzim katalase hanya bisa bekerja pada suasana yang tidak terlalu basa dan tidak terlalu asam, apabila bekerja pada suasana sangat asam enzim tidak dapat bekerja.

Iklan

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: