Lanjut ke konten

Pengamatan Plasmalosis Sel

Februari 12, 2012

Materi singkat:

Plasmolisis adalah peristiwa mengkerutnya sitoplasma dan lepasnyamembran plasma dari dinding sel tumbuhan jika sel dimasukkan ke dalamlarutan hipertonik (larutan gula atau garam lebih dari 1%).Plasmolisis merupakan proses yang secara nyata menunjukkan bahwa pada sel, sebagai unit terkecil kehidupan, terjadi sirkulasi keluar-masuk suatu zat. Adanya sirkulasi ini menjelaskan bahwa sel dinamis dengan lingkungannya. Jika memerlukan materi dari luar maka sel harus mengambil materi itu dengan segala cara, misalnya dengan mengatur tekanan agar terjadi perbedaan tekanan sehingga materi dari luar bisa masuk. Plasmolisis merupakan dampak dari peristiwa osmosis. Jika sel tumbuhan diletakkan pada larutan hipertonik, sel tumbuhan akan kehilangan air dan tekanan turgor, yang menyebabkan sel tumbuhan lemah. Tumbuhan dengan kondisi sel seperti ini disebut layu. Kehilangan air lebih banyak lagimenyebabkan terjadinya plasmolisis : tekanan terus berkurang sampai di suatu titik di mana sitoplasma mengerut dan menjauhi dinding sel. Sehingga dapat terjadi cytorrhysis – runtuhnya dinding sel.

 

Tujuan Percobaan :

Mengetahui pergerakan molekul air dari hipotonis (sitoplasma) menuju larutan hipertonis (larutan gula pekat) pada sel tumbuhan.

 

Alat dan Bahan :

  1. Mikroskop
  2. Kaca Objek
  3. Kaca penutup
  4. Silet
  5. Daun Rheodiscolor
  6. Larutan gula 80%

 

Cara Kerja :

  1. Sayatlah daun Rhediscolor setipis mungkin secara melintang dengan menggunakan silet.
  2. Letakkan di tengah kaca objek kemudian tutuplah secara hati-hati dengan kaca penutup.
  3. Amatilah dengan pembesaran lemah. Bila sudah jelas teramati maka lakukan pengamatan pada bagian sitolasma.
  4. Kemudian teteskan 1 tetes larutan gula dengan menggunakan pipet.
  5. Amatilah apa yang terjadi pada sitoplasma di dalam sel.

Hasil Pengamatan :

 

Sel sebelum plasmolisis

 

 

 

 

 

Sel sesudah mengalami plasmolisis

 

 

 

 

 

 

Kesimpulan:

Kesimpulan dari pengamatan ini adalah kita dapat mengamati plasmolisis pada sitoplasma sel. Plasmolisis dapat terjadi apabila sel tumbuhan diletakkan di lingkungan hipertonik (larutan gula) sehingga air akan keluar dari dalam vakuola karena tekanan osmosis, membuat sitoplasmanya mengerut dan membran plasma lepas dari dinding sel. Kondisi ini bisa dikembalikan ke semula dengan memberikan air yang berperan sebagai larutan hipotonik.

Iklan

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: